Desain Interior, Kontraktor & Furniture Malang
Hubungi kami: +62 -822 3644 4481 atau +62-812 3320 1275
16th Oct 2019 | by: admin

Sering kita mendengar dan memperhatikan konsep hunian tropis. Hunian tropis merupakan bangunan yang dalam desainnya mengadaptasi kondisi iklim tropis (sekitar garis khatulistiwa). Konsep hunian tropis memang cocok digunakan di negara kita. Selain itu, ternyata desain rumah tropis ini merupakan hasil dari adaptasi dari desain rumah tradisional yang ada di Indonesia. Ada beberapa esensi hunian tropis yang sudah diterapkan oleh orang – orang pada zaman dulu pada rumah adatnya. Sebagai contoh rumah adat joglo. Dengan ciri yang mempunyai atap tinggi sehingga apabila ada udara panas, maka udara panas itu akan terkumpul di bagian atas.

Kemudian, bagaimana konsep desain interior yang tepat untuk hunian tropis? Bagaimana dengan penempatan furniturenya? Untuk menjawab pertanyaan diatas, kami merupakan penyedia jasa desain interior mempunyai beberapa pengalaman atau tips desain interior yang siap kami bagi.

Tips Desain Interior

  1. Sesuaikan konsep desain arsitektur depan rumah dengan desain interior yang akan digunakan. Proses menyelaraskan konsep desain ini penting agar menjadi satu kesatuan dalam konsep desain rumah secara holistik. Penghuni atau tamu akan merasakan kenyamanan yang lebih apabila konsep desain atara interior dan arsitekturnya sesuai.
  1. Penempatan furniture yang tepat dengan mengutamakan kenyamanan dalam akses setiap ruangan. Jika Anda sudah memiliki rumah dengan furniture yang cukup banyak, maka untuk memperoleh kenyamanan di dalam ruangan sebaiknya konsultasikan kebutuhan Anda ke konsultan interior atau jasa desain interior berpengalaman.
  2. Buatlah desain interior yang terlihat sederhana tetapi mempunyai banyak fungsi yang bermanfaat. Misalnya, Anda ingin memisahkan ruang tamu dan ruang keluarga, kemudian ingin menambahkan Televisi atau home theatre sekaligus digunakan banyak tempat menyimpan. Mintalah ke desainer interior terpercaya untuk membantu mendesain sekat partisi yang mampu membatasi kedua ruangan tersebut tetapi cahaya dan udara tetap leluasa.
  3. Manfaatkan pencahayaan alami. Dalam memanfaatkan pencahayaan alami harus mempertimbangkan layout/denah bangunan. Jika bukaan terdapat pada sisi utara dan selatan maka pencahayaan alami dapat dimaksimalkan. Apabila bukaan terdapat pada sisi timur dan barat maka gunakan shading device untuk mengurangi intensitas panas matahari masuk ke dalam bangunan. Beberapa contoh dari shading device adalah kisi-kisi (secondary skin), kanopi jendela serta roster (lubang angin).
  4. Gunakan aksen tanaman hijauan. Manfaatkan aksen atau kombinasi tanaman agar interior rumah tidak terlihat kaku dan memberikan kesan sejuk bagi penataan ruangan Anda. Tanaman hijauan dapat berupa tanaman hidup atau tanaman artifisial atau buatan.
  5. Penataan lighting yang tepat. Pemberian efek cahaya langsung maupun efek berpendar sangat penting bagi menciptakan suasana penghuni rumah tersebut. Agar menghasilkan nuansa terbaik, Anda bisa menceritakan keinginan Anda kepada kami. Mengenai harga, bisa klik disini.

Dengan perencanaan desain interior yang matang, maka rumah Anda akan tertata dengan baik dan lebih leluasa. Demikian beberapa tips untuk menciptakan interior yang nyaman bagi rumah atau hunian tropis. Semoga bermanfaat.

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>