Desain Interior, Kontraktor & Furniture Malang
Hubungi kami: +62 -822 3644 4481 atau +62-812 3320 1275
5th Feb 2018 | by: admin

Menggabungkan ruang makan dan dapur biasa ditemui pada rumah atau apartemen dengan area yang tak terlalu luas. Agar rumah terasa lebih luas, para arsitek atau desain interior meniadakan dinding pembatas.

Hasilnya, ruang keluarga pun terintegrasi dengan ruang makan dan dapur. Beberapa orang mungkin tidak nyaman jika suasana dapur mereka bisa dilihat oleh para tamu. Namun tata ruang semacam ini akan menambah kehangatan dan keakraban antar anggota keluarga, juga antara penghuni rumah dengan tamu mereka.

Berikut adalah beberapa desain interior ruang keluarga, ruang makan dan dapur dalam rumah !

1. Ada banyak ruang untuk makan bersama

Jika meja makan tak cukup luas untuk makan bersama, anggota yang lain bisa duduk di sofa atau meja tengah dapur.

2. Dapur di pintu depan

Desain semacam ini mungkin masih janggal buat orang Indonesia. Sisi positifnya, kita harus menjaga kerapian dapur setiap saat dan menghiasnya agar memikat saat dipandang.

3. Gaya industrial

Meja dapur yang panjang pasti disuka oleh mereka yang hobi masak. Nuansa industrial tercermin pada atap beton dan pilar kayu yang kokoh, namun terbuka menerima siapa pun yang berkunjung ke sana.

4. Kehangatan klasik

Gaya klasik bukan hanya bisa diterapkan di rumah besar, di rumah kecil juga bisa kok. Pilih saja aksesoris yang identik dengan gaya itu.

5. Praktis dan efektif untuk pengantin baru

Kursi gaya retro dan backsplash motif membuat ruangan ini kental dengan gaya 50-an. Penataan dan pemilihan furnitur harus diperhatikan agar ruangan dengan tiga fungsi tidak penuh sesak dan berfungsi efektif.

6. Lebih lapang dengan cahaya

Agar lebih lapang, televisi layar datar dan rak buku digantungkan di dinding. Ada lampu berbeda di tiap area, dan bentuknya berbeda pula. Cahaya dan warna putih selalu berhasil membuat ruangan sempit tampak lapang.

7. Dapur, ruang makan, ruang tamu penuh warna untuk anak muda

Setelah melalui area pintu masuk, kita akan disambut oleh dapur. Desain interior semacam ini banyak digunakan di apartemen modern Jepang dan Korea bukan tanpa alasan. Jika punya dapur, orang akan tertarik untuk memasak, tidak sering jajan di luar dan biaya hidup jadi lebih hemat. Suatu pemikiran yang bisa ditiru siapa saja, terutama mahasiswa atau pekerja yang tinggal jauh dari keluarga.

8. Menghadap area terbuka hijau

Ada kalanya kondisi ruangan adalah sempit memanjang. Bagi pemilik rumah seperti ini, lahan terbatas tidak menjadi alasan untuk mengurangi kedekatan dengan alam. Sejengkal tanah tetap digunakan sebagai area terbuka hijau dan pintu geser bisa dibiarkan terbuka agar udara segar dan hijaunya rerumputan bisa dinikmati dari dalam rumah.

9. Desain Interior banyak fungsi

Selain memasak dan bersantap bersama, para penghuni rumah menggunakan ruangan ini sebagai ruang keluarga dan ruang kerja. Menarik bukan?

10. Sekaligus ruang bermain untuk anak

Sambil memasak atau melakukan aktivitas rumah tangga lainnya, orang tua bisa mengawasi anak mereka bermain di ruang keluarga yang ada di seberang dapur. Pastikan anak tidak bisa menggapai kompor atau benda berbahaya lain di dapur.

11. Variasi dapur di pintu depan

Ini adalah rancangan yang bertujuan untuk memaksimalkan fungsi ruang yang ada tanpa meninggalkan aspek estetika. Lampu sorot membuat ruangan tampak terang, sekaligus berfungsi sebagai hiasan sederhana yang memperindah ruangan.

11. Ruang keluarga tanpa sofa

Area tinggi berlantai kayu bisa digunakan untuk bersantai dan menonton televisi sambil tiduran. Tidak perlu takut kedinginan karena lantai kayu bersifat hangat dan menyerap panas.

12. Lemari hijau untuk menyimpan dan rak buku

Salah satu cara untuk menghemat ruang adalah memaksimalkan tempat penyimpanan. Lemari hijau besar di dekat dapur juga berfungsi sebagai rak buku. Sebuah solusi cerdas yang sangat efektif.

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>